Sebuah musibah itu pasti terjadi dan itu adalah kehendak dari Sang Maha Kuasa, kita tidak bisa menolaknya. Namun dari setiap musibah ataupun kesulitan ada hikmahnya tersendiri. Selalu Ambillah Pelajaran dari Bencana Alam, hal itulah yang akan membuat kita bangkit dari keterpurukan. "If you fall behind, run faster. Never give up, never surrender, and rise up against the odds. Hold on tight and Fight as Hard as you can!"
Sumber:
Dokumentasi RAM.
x
Pada awal tahun ini bencana alam banjir dan
longsor terjadi di beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada awal tahun
2019 ini, dan puncaknya pada Kamis (28/2), angin puting beliung merusak 120
rumah warga di dua kelurahan, yakni Kelurahan Liliba dan Penfui, Kota Kupang.
Hal ini berimbas juga pada putusnya jaringan akses Telkom di area terdampak.
Sehingga muncul Gangguan Massal (Gamas) pada beberapa titik di Kupang akibat
dari tidak sedikit tiang milik Telkom rubuh.
Sumber: Dokumentasi Tim Bantek Kupang.
Menanggapi bencana alam tersebut, Tim Access Management Telkom Regional 5, mengirimkan 12 (dua belas) orang tenaga bantuan dari Surabaya untuk membantu percepatan Recovery Gamas di NTT. Yang mana tim tersebut terdiri dari 10 (sepuluh) teknisi, 1 (satu) orang helpdesk dan dikomandani oleh 1 (satu) orang supervisor atau team leader. Siang hari tanggal 19 Maret dilakukan acara ceremony singkat untuk melepas tim bantek tersebut. Diawali dengan makan siang bersama dan bincang ringan dan dilanjutkan oleh briefing singkat oleh Bapak Bagus Herdianto selaku OSM (Operation Senior Manager) Access Management Telkom Regional 5. Nilai utama yang disampaikan adalah bekerja secara FOCUS, FAST dan SMART - yang dapat memberikan hasil kerja yang berkualitas & tuntas serta tidak kalah penting yaitu menjaga kesehatan dan keselamatan diri selama bertugas di lapangan. Pada kesempatan tersebut Bapak Bagus Herdianto menyampaikan pesan,
"Rekan-rekan bantek sekalian merupakan tenaga pilihan maka tunjukkanlah semangat kerja dan manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk mengembalikan infrastruktur komunikasi Telkom yang rusak agar secepat mungkin dapat beroperasi dengan normal sehingga kebutuhan komunikasi warga yang tertimpa bencana segera bisa dilayani.”
Sumber: Dokumentasi RAM.
Pengiriman tenaga bantuan dari Regional ini sebagai bentuk kepedulian & percepatan pemulihan jaringan akses yang terdampak bencana alam di daerah NTT. Aksi tanggap bencana ini, mengusung semangat Don't Give Up diharapkan penyelesaian gangguan yang terjadi di wilayah terdampak dapat dengan cepat tersolusikan. Sehingga akses terhadap layanan TELKOM cepat untuk recovery. Acara pelepasan ini ditutup dengan foto bersama di depan gedung Regional.
Kegiatan pengiriman tenaga bantuan teknis (Bantek) untuk NTT ini memberikan dampak positif terhadap performansi disamping memberikan contoh kerja cepat yang responsif, terencana dan tepat sasaran. Selain itu didapatkan pula sharing knowledge antar teknisi dimana menambah edukasi teknisi lokal mengenai behavior terhadap hal-hal baru mengenai cara kerja yang tunjukan akan bisa diimplementasikan untuk waktu-waktu selanjutnya. Dan tentunya tidak kalah penting cara kerja dari tim membantu meningkatkan image Telkom sehingga pelanggan agar tetap loyal terhadap produk Telkom khususnya di wilayah NTT.
Sumber: Dokumentasi Tim Bantek Kupang.
#LIVINGINTELKOM
#KIPASBUDAYATREG5
#FUNTASTIC5
#FUNTASTIC5RAM